Software & Hardware

Google Cloud Siapkan Infrastruktur NVIDIA Vera Rubin untuk Layanan Komputasi AI November

Google Cloud memperluas kerja sama dengan NVIDIA untuk menghadirkan infrastruktur komputasi AI generasi terbaru melalui layanan A5X berbasis NVIDIA Vera Rubin. Dalam pengumuman pada 21 Oktober 2026 di ajang NVIDIA GTC Berlin, kedua perusahaan menyampaikan rencana ketersediaan umum layanan tersebut pada November 2026. Infrastruktur ini menggabungkan sistem Vera Rubin NVL72, jaringan berkecepatan tinggi, dan teknologi pendinginan pusat data untuk menangani pelatihan model, inferensi, serta reinforcement learning berskala besar. Pengembangan ini menjadi langkah penting dalam persaingan TEKNOLOGI cloud AI karena perusahaan semakin membutuhkan kemampuan komputasi yang cepat, fleksibel, aman, dan mampu mendukung aplikasi kecerdasan buatan yang kompleks.

Pengembangan Layanan Cloud AI Berbasis NVIDIA Vera Rubin NVL72

Perusahaan teknologi Google meningkatkan kemitraan strategis dengan NVIDIA melalui rencana penyediaan infrastruktur A5X. Layanan tersebut menggunakan sistem NVIDIA Vera Rubin NVL72. Rencana pengembangan diumumkan pada 21 Oktober 2026 dalam rangkaian kegiatan NVIDIA GTC di Berlin. Berkat integrasi komputasi generasi terbaru, Google Cloud berupaya menyediakan sumber daya lebih besar bagi perusahaan. Beban kerja kecerdasan buatan saat ini membutuhkan sistem yang mampu menangani banyak operasi sekaligus. Untuk menjawab tantangan tersebut, infrastruktur GPU terbaru dipersiapkan untuk penggunaan perusahaan.

Dalam pengumuman resminya, Google Cloud menargetkan peluncuran general availability A5X bulan November 2026. Sebelum tahap tersebut, sejumlah pelanggan telah memperoleh akses. Hal tersebut menunjukkan bahwa, akses publik secara luas masih menunggu jadwal November. Untuk menjangkau kebutuhan pelanggan internasional, Google Cloud merencanakan perluasan menuju Eropa. Perluasan lokasi layanan mendukung kepatuhan penyimpanan informasi berdasarkan wilayah. Meski rencana distribusi sudah tersedia, kapasitas aktual dapat berbeda antarregion. Untuk merencanakan penggunaan layanan, perusahaan perlu memeriksa region dan kuota saat pemesanan.

Teknologi CPU Vera dan GPU Rubin untuk Pelatihan AI Berskala Besar

Komponen terpenting dalam instance baru adalah NVIDIA Vera Rubin NVL72 yang menyatukan akselerator grafis serta prosesor khusus AI. Pada satu sistem NVL72, NVIDIA menggabungkan 72 akselerator Rubin dengan 36 prosesor Vera. Arsitektur terintegrasi tersebut dirancang mendukung perhitungan model kompleks. CPU Vera melengkapi pekerjaan akselerator GPU. Sementara itu, GPU Rubin digunakan untuk menjalankan operasi AI intensif. Dengan penggabungan tersebut, pemrosesan data dapat dioptimalkan sesuai karakteristik tugas.

Di luar kekuatan CPU dan GPU, NVIDIA Vera Rubin NVL72 dilengkapi interkoneksi NVLink generasi keenam. Teknologi penghubung tersebut dirancang mempercepat perpindahan data dalam rak. Dalam pengembangan AI, hasil perhitungan harus dikomunikasikan dengan cepat. Jika perpindahan data berlangsung lambat, efisiensi pemrosesan berpotensi menurun. Untuk mengurangi kendala tersebut, NVIDIA mengembangkan interkoneksi berkapasitas tinggi. Namun demikian, hasil pemrosesan tidak otomatis meningkat sama besar untuk semua pekerjaan. Dengan demikian, perangkat lunak harus dioptimalkan sesuai arsitektur.

Infrastruktur Komunikasi AI Berkecepatan Tinggi pada Platform A5X

Penerapan ribuan akselerator secara bersamaan bergantung pula pada kualitas jaringan antarsistem. Karena itu, Google Cloud memanfaatkan Virgo Network bersama adaptor NVIDIA ConnectX-9 SuperNIC. Sistem jaringan milik Google tersebut mendukung lalu lintas data dalam klaster besar. Sementara itu, NVIDIA ConnectX-9 SuperNIC membantu menyediakan antarmuka data berkecepatan besar. Penggabungan perangkat dan fabric jaringan membantu menjaga performa ketika skala meningkat. Dalam latihan model AI, pengiriman parameter model memerlukan bandwidth memadai. Berkat rancangan konektivitas tersebut, klaster dapat memanfaatkan lebih banyak akselerator.

Google Cloud juga mengumumkan, dukungan penskalaan sampai 80 ribu GPU dalam satu site. Apabila klaster diperluas lintas fasilitas, perusahaan menargetkan sebanyak 960.000 GPU Rubin pada sejumlah site yang saling terhubung. Target tersebut memperlihatkan arah pengembangan komputasi terdistribusi. Namun demikian, rencana kapasitas tidak boleh dianggap sebagai jumlah GPU yang sudah aktif. Realisasi target komputasi tersebut bergantung pada kesiapan jaringan serta perangkat keras. Selain itu, pengelolaan perangkat lunak menjadi semakin kompleks. Oleh sebab itu, penskalaan memerlukan koordinasi berbagai komponen.

Manfaat Google Cloud A5X bagi Pelatihan Model dan Inferensi AI

Sasaran pengembangan infrastruktur Vera Rubin adalah kecerdasan buatan berbasis agen serta pembelajaran penguatan. Berbeda dari sistem AI sederhana, agentic AI dapat menjalankan rangkaian pekerjaan bertahap. Dalam penggunaan perusahaan, aplikasi dapat merencanakan tindakan dan memeriksa keluarannya. Pekerjaan bertahap tersebut dapat menghasilkan banyak permintaan komputasi. Pada pengembangan reinforcement learning, agen menjalani proses percobaan dan penilaian. Proses pelatihan semacam itu membutuhkan penghasilan data interaksi serta optimasi. Berkat kemampuan komputasi terintegrasi, Google Cloud menyediakan sistem bagi beban kerja pembelajaran kompleks.

Contoh pengguna awal infrastruktur A5X adalah Ineffable Intelligence, startup penelitian AI dari Inggris. Laboratorium penelitian tersebut dipimpin oleh David Silver, yang merupakan salah satu tokoh di balik AlphaGo. Melalui akses awal A5X, tim mengembangkan penelitian reinforcement learning dengan kebutuhan komputasi tinggi. Pendekatan yang mereka gunakan dikenal sebagai superlearner yang ditujukan meningkatkan performa melalui proses belajar terus-menerus. Dalam proses penelitian yang berulang, konektivitas antar-GPU membantu pemrosesan model. Namun demikian, hasil akhir memerlukan evaluasi ilmiah dan pengujian berkelanjutan.

Infrastruktur AI Google Cloud untuk Workflow Kreatif dan Komputasi Rahasia

Untuk menunjukkan penerapan pada industri kreatif, A5X juga telah digunakan dalam demonstrasi WPP. Perusahaan yang berbasis di London tersebut menguji sistem AI untuk proses produksi konten. Pengujian agen AI ini menggunakan keluarga model Nemotron bersama NVIDIA OpenShell. Melalui kombinasi tersebut, pengguna dapat memberikan perintah yang diolah menjadi workflow multimedia. Rangkaian aktivitas kreatif tersebut meliputi generasi video, upscaling, serta restyling. Untuk menjaga pengendalian, tindakan agen menggunakan mekanisme persetujuan. Menurut hasil yang diumumkan, beban kerja yang biasanya membutuhkan beberapa node dapat dijalankan pada satu A5X. Hasil tersebut memberikan gambaran kemampuan perangkat keras, meskipun pengujian lebih luas masih diperlukan.

Di samping peningkatan performa, Google Cloud meningkatkan perlindungan data pada infrastruktur AI. Kemampuan komputasi terlindungi tersebut mengurangi risiko akses tidak sah terhadap beban kerja. Melalui integrasi keamanan NVIDIA, Google Cloud memperkenalkan pendekatan Confidential Computing untuk server fisik. Sebagai contoh infrastruktur yang digunakan adalah A4X Max berbasis NVIDIA GB300 NVL72. Platform tersebut merupakan layanan tersendiri dari instance A5X. Untuk pelanggan yang memerlukan mesin virtual, fitur perlindungan telah hadir pada mesin virtual G4 menggunakan NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition. Strategi pengamanan infrastruktur ini memberikan pilihan ketika memproses informasi bisnis sensitif. Walaupun demikian, perlindungan data memerlukan kebijakan organisasi yang sesuai.

Prospek Teknologi Cloud AI Berskala Besar dari Google dan NVIDIA

Pengembangan layanan A5X berbasis Vera Rubin NVL72 memperluas pilihan komputasi bagi perusahaan teknologi. Melalui penggunaan CPU Vera dan GPU Rubin, Google Cloud menargetkan peningkatan kemampuan pelatihan dan inferensi. Dukungan Virgo Network membantu mempersiapkan penskalaan komputasi. Sasaran pengembangan kapasitas lintas lokasi memperlihatkan skala kebutuhan komputasi AI, tetapi realisasinya masih bergantung pada pengembangan fasilitas. Demonstrasi agen kreatif bersama WPP menunjukkan potensi penggunaan nyata. Di tengah transformasi TEKNOLOGI pusat data, infrastruktur komputasi terintegrasi menjadi faktor strategis. Menurut Anda, apakah Vera Rubin akan mempercepat perkembangan AI generatif? Silakan bagikan pendapat Anda mengenai pengembangan ini.

Related Articles

Back to top button